===========>>> SELAMAT DATANG DI WEBSITE DINAS PERTANIAN DAN PERKEBUNAN ACEH <<<===========

Rapat Konsolidasi Pengumpulan Data Sekunder Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B)

Kategori : Kegiatan Dinas Senin, 08 Oktober 2018 - Oleh

 

Banda Aceh (02/10/2018) | Rapat Konsolidasi Pengumpulan Data Sekunder Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dilaksanakan pada tanggal 02 Oktober 2018 di Aula Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh. Kegiatan pengumpulan data sekunder ini bertujuan untuk menginventarisasi data luas lahan pertanian tanaman pangan yang ditetapkan untuk dilindungi dan dikembangkan secara konsisten. Penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) sangat penting dilaksanakan yang merupakan salah satu prioritas nasional yang masuk dalam nawacita visi misi presiden Jowidodo – Yusuf Kalla dalam rangka melindungi lahan pertanian dari alih fungsi lahan menjadi lahan non pertanian. Data ini selanjutnya diharapkan dapat dijadikan acuan peninjauan RTRW Aceh dalam pembangunan dan pengembangan kawasan pertanian di Aceh kedepannya.


 

Dalam rapat kali ini Kepala BPS Aceh menjelaskan bahwa, “perbedaaan data yang ada diberbagai instansi merupakan kendala utama dalam inventarisasi data LP2B”. Perbedaan data ini nantinya akan menimbulkan kesulitan dalam menetapkan batasan luasan dan pengembangan kawasan pertanian (sawah) kedepannya. Oleh karena itu sangat diperlukan untuk meningkatkan penggunaan teknologi dalam pengukuran data lahan pertanian. BPS sendiri, sejak tahun ini telah menerapkan metode pengumpulan data statistik pertanian tanaman pangan terintegrasi yang lebih akurat dengan metode Kerangka Sampel Area (KSA). Metode ini merupakan metode baru untuk memperbaiki metode sebelumnya agar lebih objektif. Metode KSA menggunakan pendekatan pada lahan pertanian langsung dengan Sistem Informasi Geografi (SIG), pengindraan jauh, teknologi informasi dan statistik. 

Rapat kali ini juga membahas mengenai pentingnya untuk melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat mengenai penetapan lahan LP2B agar tidak terjadi permasalahan dengan petani nantinya.
Adapun instansi terkait yang menghadiri rapat konsolidasi ini meliputi : Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Kepala Badan Pusat Statistic Aceh, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Aceh, serta Dinas Pengairan Aceh.

 

Editor : Moulina
Sumber : Bidang PSP Distanbun Aceh