===========>>> SELAMAT DATANG DI WEBSITE DINAS PERTANIAN DAN PERKEBUNAN ACEH <<<===========

Tanaman Padi Abdya Mulai Dipanen, Puncaknya Pada Bulan Ramadhan

Kategori : Kegiatan Dinas Selasa, 30 April 2019 - Oleh admin01

Mesin pemotong padi (combine harvester) bekerja memotong padi MT Gadu 2019 di areal sawah beah Desa Pawoh, kecamatan Susoh, Kabupaten Abdya, Minggu (28/4/2019).

 

Blangpidie (29/4) | Tanaman padi Musim Tanam (MT) Gadu 2019 di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), mulai memasuki masa panen sejak beberapa hari terakhir.

Kegiatan panen tanaman padi dengan luas areal tanam mencapai 10.267 hektare (ha) dalam sembilan kecamatan sejak Babahrot sampai Lembah Sabil, tidak serentak.
petani di beberapa lokasi mulai memasuki masa panen.

Sedangkan di lokasi lain masa panen awal Mei dan sebagian tempat lainnya diperkirakan memasuki kegiatan panen pada awal Juni mendatang.

Areal tanaman padi yang mulai dipanen antara lain di areal blang beuah, Gampong Pawoh, Kecamatan Susoh, dan Gampong Kuta Bahagia (Paya), Kecamatan Blangpidie.

Kemudian, beberapa petani Desa Ie Lhop, Kecamatan Tangan-Tangan juga sudah melaksanakan panen.

“Dalam minggu ini awal Mei, tanaman padi di Gampong Tangan-Tangan Cut, Kecamatan Setia, juga mulai dipanen,” kata Syahrizal, warga Tangan-Tangan.

Tanaman padi di Kecamatan Kuala Batee dan Jeumpa juga memasuki panen pada awal Mei atau bulan puasa.

Sedangkan tanaman padi MT Gadu 2019 yang masih lama memasuki panen atau sekitar awal Juni mendatang adalah di Kecamatan Manggeng, Lembah Sabil dan Babahrot.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) Abdya, drh Nasruddin, mengakui kalau kegiatan panen kali ini tidak serentak.
“Beberapa lokasi mulai panen, di lokasi lain baru mulai minggu ini, dan sebagian lainnya baru panen akhir Mei atau awal Juni mendatang,” katanya.

Panen tidak serentak dikatakan ada juga sisi baiknya, yaitu petani tidak berebut mesin potong padi (combine harvester) yang jumlahnya masih terbatas.

Mesin combine harvester yang siap digunakan saat ini sejumlah 23 unit, terdiri dari 13 unit dikelola UPJA (Unit Pepengola Jasa Alsintan) dan 12 unit dikelola kelompok tani.

Mesin pemotong sebanyak 23 unit tersebut bisa digunakan petani sesuai waktu panen.

Saat ini, misalnya, mesin potong beroperasi di Kecamatan Susoh, Blangpidie dan Tangan-Tangan.

Awal Mei bisa dimanfaatkan petani Kuala Batee, Jeumpa dan Setia.

Sedangkan petani Manggeng, lembah Sabil dan Babahrot, pada akhir Mei atau awal Juni mendatang.

Kadistanpan Abdya, Nasruddin menjelaskan puncak panen atau panen raya di Abdya akan jatuh pada pekan ketiga sampai empat bulan Mei atau pada bulan puasa.
Saat panen raya memang diakui bahwa bahwa cukup banyak petani butuh mesin potong karena penanganan masa panen dapat dilakukan secara cepat. [◦ˆ⌣ˆ◦]


Artikel ini telah tayang di sini