===========>>> SELAMAT DATANG DI WEBSITE DINAS PERTANIAN DAN PERKEBUNAN ACEH <<<===========

LPPM USM Berdayakan Masyarakat Memfaatkan Bonggol Jagung dan Kulit Buah Durian

Kategori : Inspiratif Senin, 08 Juli 2019 - Oleh admin01

Universitas Serambi Mekkah (USM) bersama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Serambi Mekkah mengadakan pemberdayaan masyarakat dalam memanfaatkan bonggol jagung dan limbah kulit durian.

 

Banda Aceh | Universitas Serambi Mekkah (USM) bersama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Serambi Mekkah mengadakan pemberdayaan masyarakat dalam memanfaatkan bonggol jagung dan limbah kulit durian menjadi briket di kawasan wisata Ulee Lheue, Gedung Serbaguna Gampong Ulee Lheue, Senin (1/7/2019).

Acara di buka oleh Irhamni ST MT, Ketua peneliti dari Universitas Serambi Mekkah Prodi Teknik Lingkungan. Irhamni dalam sambutan mengatakan lawasan pantai Ulee Lhee merupakan salah satu kawasan wisata halal yang mempunyai beragam tempat dan kuliner untuk wisatawan.

Salah satunya adalah kuliner pantai Ulee Lheue. Kegiatan yang paling populer di pantai ule lhee ini adalah duduk santai ditepian pantai dengan menikmati jagung bakar.

Hal ini mengakibatkan tingginya volume bonggol jagung yang merupakan bahan baku yang dapat di olah sebagai biomassa energi alternative berupa briket. "Tujuan pelaksanan pemberdayaan ini adalah upaya dari pemanfaatan limbah bonggol jagung menjadi briket yang memiliki nilai ekonomis," ujarnya.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan plakat oleh Irhamni dan diterima Sufatmiaty Ketua TP PKK Gampong Ulee Lheue Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh. Peserta terdiri dari ibu-ibu produktif yang memiliki usaha jagung bakar.
Keterlibatan dalam proses pembuatan briket masyarakat tersebut sangat antusias dalam mengikuti pemberdayaan pada pemanfaatakan limbah bonggol jagung dan kulit durian menjadi briket sebagai bakar alternative yang bernilai ekonomis.

Dedi Armasyah SE selaku keuchiek Gampong Ulee Lheue Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh, menyatakan pemberdayaan ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam mengurangi volume sampah khususnya bonggol jagung.

Ucapan terimakasih ketua pelaksana kepada LPPM Universitas Serambi Mekkah, tim peneliti, perangkat gampong ulee lheue, ibu-ibu PKK gampong ulee lheue Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh yang telah memfasilitasi kegiatan ini.

Ucapan terimakasih kepada RISTEKDIKTI yang telah mendanai penelitian pemberdayaan masyarakat (PKM) di bawah LPPM Universitas Serambi Mekkah. [◦ˆ⌣ˆ◦]

 

Artikel ini telah tayang di sini