===========>>> SELAMAT DATANG DI WEBSITE DINAS PERTANIAN DAN PERKEBUNAN ACEH <<<===========

Abdya Sediakan 56 Unit Traktor, Sukseskan Olah Lahan Musim Tanam Gadu 2019

Kategori : Kegiatan Dinas Selasa, 09 Juli 2019 - Oleh datintanbun

Sebanyak 24 unit traktor 4WD dikumpulkan di lapangan upacara Kantor Bupati Abdya, Kamis (21/12/2017) lalu. Pengadaan beragam alat mesin pertanian (alsintan) Pemkab Abdya itu menyerap anggaran Rp 9,4 miliar sumber APBK-Perubahan 2017.

 

Blangpidie | Para petani di sebagian besar kecamatan di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) baru saja menyelesaikan kegiatan panen padi sawah Musim Tanam (MT) Rendengan 2019.

Namun, sekarang ini para petani sudah memulai olah lahan sawah MT Gadu 2019 dengan target luas tanam mencapai 10.289 hektare (ha) tersebar di sembilan kecamatan, sejak Babahrot sampai Lembah Sabil.

“Dari sembilan kecamatan, petani empat kecamatan sudah mulai mengolah lahan sawah, yaitu Susoh, Kuala Batee, Setia, dan Tangan-Tangan,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) Abdya, drh Nasruddin.

Kegiatan tanam perdana dipusatkan di areal sawah Desa Blang Dalam, Kecamatan Susoh yang dijadwalkan pada 10 atau 11 Juli mendatang.

Sedangkan petani di lima kecamatan lainnya, Blangpidie, Jeumpa, Manggeng, Lembah Sabil dan Babahrot segera turun ke sawah dalam beberapa hari ke depan.

Untuk mempercepat proses pengolahan lahan sawah seluas 10.289 ha, Distanpan Abdya menyediakan 56 unit traktor besar jenis 4WD yang siap operasi.

“Satu kecamatan dikerahkan 5 sampai 6 unit traktor untuk membantu petani mempercepat pengolahan lahan sawah. Selain traktor besar, juga dioperasikan handtraktor (traktor tangan) pada kelompok tani yang masih bisa dioperasikan,” kata Nasruddin.

Dijelaskan bahwa hasil musyawarah disepakati bahwa MT Gadu 2019 dipercepat, meskipun di beberapa kecamatan baru saja selesai melaksanakan panen MT Rendengan, seperti di Kecamatan Manggeng, Lembah Sabil dan Babahrot.

Dengan dipercepat MT Gadu, kegiatan panen MT Rendengan 2019 bisa dilaksanakan sebelum bulan Desember mendatang.

“Bila target tersebut tercapai maka tahun 2020, petani Abdya punya waktu cukup melaksanakan tiga kali tanam setahun, tidak seperti MT Gadu 2019, waktu molor dua bulan” kata Kepala Distanpan Abdya.

Seperti diketahui bahwa Bupati Akmal Ibrahim telah memprogramkan lahan sawah daerah itu ditanam tiga kali dalam setahun.

Adapun target luas MT Gadu kali ini dikatakan tidak jauh beda dengan MT Rendengan lalu, yaitu sekitar 10.289 ha, tersebar di sembilan kecamatan sejak Babahrot sampai Lembah Sabil.

Para petani yang baru selesai melaksanakan panen di beberapa kecamatan agar segera turun ke sawah untuk menggarap lahan sehingga MT Gadu 2019 berjalan sesuai terget.

Masih berdasarkan hasil musyawarah, kata Kepala Distanpan Nasruddin, musim tanam kali ini, petani Abdya tidak mendapat benih bantuan seperti tahun sebelumnya, melainkan digunakan benih swadaya petani sendiri. Sebab, bila menunggu benih bantuan tidak terkejar waktu. [◦ˆ⌣ˆ◦]

 

Artikel ini telah tayang di sini