===========>>> SELAMAT DATANG DI WEBSITE DINAS PERTANIAN DAN PERKEBUNAN ACEH <<<===========

BPTP Aceh Uji Padi Inpari Nutrisi Zinc di Aceh Besar

Kategori : Berita Minggu, 21 Juli 2019 - Oleh Ibrahim

Aceh Besar | Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Aceh, M Ferizal mengajak semua pihak untuk mengunakan benih unggul dan teknologi dalam meningkatkan produksi padi di Provinsi itu.

“Dalam mengejar target produksi perlu menggunakan benih unggul, salah satunya varietas nutrisi Zn,”kata M Ferizal pada kegiatan tanam perdana demplot pengujian varietas nutrisi Zn dengan berbagai sistem tanam di Samahani, Kabupaten Aceh Besar, Minggu (21/7/2019).

Kehadiran padi Inpari Zinc yang baru dilepas Menteri Pertanian awal tahun ini, kata dia, sangat berguna untuk mengatasi stunting atau lahir pendek pada anak, dan juga dapat memperkaya kandungan zat besi bila dikonsumsi secara umum.

“Apalagi, Inpari Zinc mendapat respon positif dari masyarakat, karena mengandung gizi Zn dua kali lipat lebih banyak dari padi biasanya,”ungkap M Ferizal pada kegiatan yang mengusung tema ‘Peran Inovasi Balitbangtan dalam Meningkatkan Produksi Mendukung Swasembada Pangan Ramah Lingkungan’.

Menurut dia, tanpa mengunakan benih unggul dan teknologi mustahil target produksi dapat terpenuhi. “Peran teknologi juga sangat menentukan dalam peningkatan produksi padi di Aceh,”jelasnya.

Apalagi, jelas dia, teknologi yang kita anjurkan selain mudah diterapkan, secara ekonomi menguntungkan dan sosial budaya dapat diterima serta harus berwawasan lingkungan.

Ia juga mengharapkan melalui kegiatan demplot semacam ini dapat membangun kerjasama yang bersinergi dengan pemerintah daerah dan swasta. “Hal itu penting agar eksistensi Balitbangtan mendapat dukungan dari berbagai pihak. Terkait teknologi yang disampaikan ke pengguna selain dari Balitbangtan juga dapat diperoleh dari lembaga riset yang lain termasuk perguruan tinggi,”kata dia.

“Kita menganjurkan menggunakan benih padi Inpari Zinc agar mempercepat pengenalan varietas unggul baru yang sangat potensial untuk dikembangkan,”kata Abdul Azis, Penanggungjawab lapangan BPTP Aceh.

Menurut dia, Balitbangtan telah mengeluarkan 274 varietas unggul dan telah tersebar di seluruh wilayah, tahun 2019 ini penggunaan Inpari Zinc di Kecamatan Samahani - Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar dengan beberapa sistem tanam dapat menjadi ajang diseminasi Inotek.

Sementara itu, Gunawan Wibisono dari PT. Ambagiri Aceh menjelaskan, bahwa pemberian pupuk hayati secara majemuk dapat memberikan hasil yang bermanfaat bagi tanah.

Untuk itu, kata dia, pihaknya juga mengajak semua pihak untuk lebih peduli terhadap pertanian selain ramah lingkungan juga berkelanjutan.

Selain itu, Mahasiswa praktek dari tiga Universitas di Aceh juga dilibatkan dalam kegiatan itu agar menambah wawasan dan pengetahuan, sehingga menjadi pedoman dalam penyusunan skripsi untuk penelitian mereka nantinya. [◦ˆ⌣ˆ◦]

Artikel ini telah tayang di sini