=>>> SELAMAT DATANG DI WEBSITE DISTANBUN ACEH, MOHON MAAF WEBSITE DALAM PERALIHAN KE VERSI 4 <<<=

Target Produksi Beras Diturunkan, Kementan Pilih Realistis

Kategori : Kementerian Selasa, 26 November 2019 - Oleh admin01

Produksi Beras Nasional: Buruh tani mengangkut padi ke dalam truk usai dipanen di area persawahan Desa Sekaran, Kediri, Jawa Timur, Senin (4/3/2019).

 

Jakarta | Kementerian Pertanian (Kementan) menurunkan target produksi beras sebesar 34 persen dari 80,08 juta ton tahun 2019 menjadi 59,15 juta ton tahun 2020. Penurunan tersebut menyesuaikan dengan data kerangka sampel area yang mulai diterapkan Badan Pusat Statistik pada tahun ini.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pihaknya memilih membuat target yang realistis agar pencapaian lebih terarah. "Analisa kita menyesuaikan dengan data. Lebih baik kita turunkan sesuai dengan target yang realistis," kata Syahrul di Kementerian Pertanian, Rabu (20/11).

Ia mengatakan, target produksi padi berkaitan langsung dengan anggaran yang dikeluarkan, seperti subsidi pupuk dan bantuan benih. Menurut dia, akan kurang baik jika anggaran yang disediakan pemerintah justru berlebih dari yang dibutuhkan.

Sebaliknya, jika ternyata produksi melampaui target, pemerintah siap untuk menambah kebutuhan anggaran. Lebih lanjut, Mantan Gubernur Sulawesi Selatan itu menegaskan, pihaknya ingin agar capaian kinerja Kementan bisa dipertanggungjawabkan.

Bukan sekadar mencapai target yang tinggi agar kinerja terlihat bagus oleh publik. Syahrul mengatakan, pihaknya tidak ingin dibohongi para Kementan hanya karena ingin terlihat bagus dalam bekerja.

"Tidak boleh dibilang, yang penting kita dianggap bagus. Kalau jelek, ya jelek saja. Memangnya kenapa? Daripada kita janjikan 80 juta ton, lebih baik kita bilang 59 juta ton sesuai dengan target," katanya menegaskan.

Berdasarkan tingkat rata-rata rendemen padi sebesar 60 persen dari volume panen. Maka jika target 59,15 juta ton pada 2020 tercapai, setidaknya akan diperoleh produksi beras sebanyak 35,5 juta ton. [◦ˆ⌣ˆ◦]

 

Artikel ini telah tayang di sini