=>>> SELAMAT DATANG DI WEBSITE DISTANBUN ACEH, MOHON MAAF WEBSITE DALAM PERALIHAN KE VERSI 4 <<<=

Kementan Minta UPJA Gelar Pelatihan dan Sosialisasi Penggunaan Alsintan

Kategori : Kementerian Rabu, 29 Januari 2020 - Oleh admin01

 

Jakarta | Pemerintah telah menggelontorkan bantuan alat mesin pertanian ( alsintan). Maka dari itu Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) Sarwo Edhy mengatakan, pelatihan dan sosialisasi penggunaan alsintan sangatlah penting.

Hal tersebut untuk mendorong petani memanfaatkan alsintan dengan lebih optimal, mulai dari olah tanah hingga panen.

“ Petani diharapkan menjadi lebih terbiasa dengan teknologi sehingga pemanfaatan alat tersebut menjadi maksimal,” kata Sarwo, seperti dalam keterangan tertulisnya, Rabu (22/1/2020).

Untuk itu, Sarwo meminta Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) melalui Unit Pengelola Jasa Alsintan (UPJA) harus memenuhi kebutuhan petani melalui pelayanan alsintan.

Sosialisasi dan pelatihan alsintan
Belakangan, UPJA di beberapa daerah rutin memberikan sosialisasi kepada anggota Kelompok Tani (Poktan) maupun Gapoktan, terkait pentingnya memanfaatkan alsintan. Salah satunya di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.

Tak hanya itu, Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara bekerja sama dengan Balai Latihan Pegawai Pertanian (BLPP) Binuan untuk memberi bimbingan teknis (bimtek) perawatan alsintan.

Dari bimtek tersebut, petani Kabupaten Barito Utara mendapat pelatihan perawatan dan pengoperasian alsintan, terutama mesin traktor roda empat.

Kepala Dinas Pertanian Barito Utara Setia Budi mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan memberi pengetahuan dan keterampilan kepada petani untuk mengoperasikan alat bantuan dari pemerintah secara baik dan benar.

“Kemudian, mereka memiliki pengetahuan mengoperasikan dan merawat alsintan,” kata Budi.

Budi menambahkan, dalam sistem budi daya pertanian khususnya komoditas tanaman pangan, harus dilakukan pengolahan tanah untuk memperoleh produksi yang optimal dan menguntungkan.

“Kami berharap petani di Kabupaten Barito Utara tidak lagi berharap pada kadar alam, tetapi sudah berorientasi teknologi,” kata Setia. [◦ˆ⌣ˆ◦]

 

Artikel ini telah tayang di sini